Home > Bioteknologi Pertanian & Pangan > Potret Tiga Negara Asia Pengguna Bioteknologi

Potret Tiga Negara Asia Pengguna Bioteknologi

Tanaman produk bioteknologi telah tersebar luas dan dimanfaatkan berbagai negara di dunia. Sejak pertama kali dilepas untuk tujuan komersialisasi pada tahun 1996, luas pertanaman produk biotekno¬logi telah meningkat secara signifikan. Pada tahun 1996 luasnya hanya 1,7 juta ha yang tersebar di Amerika Serikat, Kanada, Australia, Argentina, Afrika Selatan, dan Meksiko. Pada tahun 2007 luas pertanam¬an berkembang menjadi 67 kali lipat, yaitu 114,3 juta ha, dan ditanam di 23 negara, termasuk 12 negara berkembang.

Negara-negara yang merasakan manfaat produk bioteknologi tidak hanya negara penanam, tetapi juga negara-negara pengimpor produk bioteknologi yang pada tahun 2007 berjumlah 29 negara, antara lain Jepang, Korea Selatan, New Zealand, Taiwan, Belanda, Swiss, dan Inggris.

Urutan 23 negara-negara penanam tanaman produk Bioteknologi berdasarkan luasnya adalah Amerika Serikat, Argentina, Brazil, Kanada, India, Cina, Paraguay, Afrika Selatan, Uruguay, Pilipina, Australia, Spanyol, Meksiko, Kolumbia, Cili, Perancis, Honduras, Republik Chechnya, Portugal, Jerman, Slovakia, Rumania, dan Polandia. Khusus untuk kawasan Asia, manfaat dan keuntungan yang diperoleh petani penanam produk bioteknologi di India, Cina, dan Filipina. Berdasarkan luas arealnya, India, Cina dan Pilipina berturut -turut menduduki posisi ke-5, 6, dan 10 dari 13 negara terbesar penanam tanaman produk bioteknologi, masing-masing dengan luas 6,2 juta ha, 3,8 juta ha, dan 300.000 ha.

India India merupakan negara penanam kapas terbesar di dunia mulai menanam kapas Bt pada tahun 2002 seluas 50.000 ha dengan melibatkan 54.000 petani. Dalam periode 5 tahun (2002-2007), luas pertanaman kapas Bt meningkat tajam menjadi 6,2 juta ha dengan melibatkan 3,8 juta petani yang kepemilikan lahannya rata-rata 1,6 ha. Pada periode 2002-2005 petani kapas Bt memperoleh keuntungan USD 463 juta secara nasional.

Pada tahun 2007, produksi kapas Bt per ha meningkat 50% dibandingkan dengan kapas non Bt, penggunaan insektisida menurun 50%. Hal ini meningkatkan pendapatan petani sekitar USD 250 dan berimplikasi positif terhadap lingkungan serta kesehatan manusia. Kapas Bt telah mengubah India dari negara pengimpor menjadi pengekspor kapas dunia. Saat ini, 66% dari luas areal kapas di India ditanami kapas Bt.

Cina

Petani di Cina mulai menanam kapas Bt sejak tahun 1997 dengan luas areal hanya 34.000 ha. Pada tahun 2007 luas areal kapas Bt telah mencapai 3,8 juta ha yang melibatkan sekitar 7,1 juta petani dengan rata-rata kepemilikan lahan 0,6 ha. Pada periode 1997-2005 petani kapas Bt memperoleh keuntungan USD 5,26 miliar secara nasional. Pada tahun 2007 penanaman kapas Bt di Cina mening¬katkan hasil sebesar 9,6% per ha, menurunkan penggunaan insektisida sebesar 60% sehingga meningkatkan pendapatan petani sekitar USD 220 per ha. Saat ini, 69% dari luas areal kapas di Cina ditanami kapas Bt. Filipina Filipina merupakan negara pertama di Asia yang menanam tanaman produk bioteknologi untuk bahan pangan, yaitu jagung Bt.

Jagung tahan hama ini pertama kali ditanam petani tahun 2002 pada lahan seluas 126 ha dan pada tahun 2003 meningkat menjadi 70.000 ha. Pada periode 2003-2005, petani jagung Bt memperoleh keuntungan sebesar USD 8,5 juta secara nasional. Pada tahun 2007 luas pertanaman jagung produk bioteknologi mencapai 300.000 ha. Penanaman jagung Bt telah meningkatkan produksi jagung per ha sebesar 60%. Pendapatan petani penanam jagung produk bioteknologi mencapai USD 181 per ha.

http://sinartani.com/sorotan/potret-tiga-negara-asia-pengguna-bioteknologi-1225684477.htm

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: